Minggu, 15 Desember 2013

WIDURI CARNIVAL 2013 DI KABUPATEN PEMALANG


Mendekati penghujung tahun 2013 ini Kabupaten Pemalang telah menggelar hajad besar, “Wuduri Carnival 2013”. Event yang baru pertama kali digelar di Pemalang ini mempertunjukkan berbagai macam seni budaya khususnya yang ada di Kabupaten Pemalang. Event ini akan diikuti oleh tidak hanya dari Pemalang tetapi juga perwakilan Batang Batik Carnival dan Lengger Purbalingga. Ribuan warga masyarakat Kabupaten Pemalang, Sabtu (14/12), ramai memadati alun-alun dan sepanjang Jl A Yani. Mereka berkumpul untuk menyaksikan jalannya acara sepektakuler Widuri Carnival 2013.

Para pengisi acara yang memeriahkan kegiatan ini seperti dikutip dari website Humas Setda Pemalang diantaranya adalah Kelompok Eksekutif seperti Kereta Kencana, Drum Band STIMART AMNI Semarang, Pasukan SKPD, Pasukan Kades/ kepala kelurahan, dan Batik Carnival.  Ada juga Kontingen Inti, terdiri dari Tim kesenian unggulan dari 14 kecamatan beserta “Jodang”nya yang berisi makanan khas kecamatan masing - masing. Selanjutnya yang ke III Kontingen Partisipan, kontingen ini terdiri dari Organisasi Masyarakat dan komunitas yang terdaftar dan ditunjuk serta terseleksi.


Kegiatan ini seperti yang dikemukakan oleh Plt Kabag Humas Setda Kabupaten Pemalang, Drs.Rifqi Jaya,MM menjelaskan, kegiatan ini dimaksudkan sebagai ajang kreasi, kompetisi, apresiasi sekaligus menyelamatkan dan melestarikan nilai – nilai seni budaya tradisional serta kearifan lokal yang ada di Kabupaten Pemalang.
                                                                
Adapun tujuan diadakannya Widuri Carnival 2013 ini adalah untuk menumbuhkembangkan rasa kebangsaan yang cinta terhadap seni budaya sendiri, dan dalam rangka memeriahkan peringatan hari jadi ke 438 Kabupaten Pemalang, HUT RI ke 68 tahun 2013 dan hari pahlawan.

Rangkaian acara diawali pemberangkatan yang dilakukan di depan Sirandu Mall oleh Bupati Pemalang H Junaedi ditandai pemukulan kentongan dan bunyi sirine. Dari berbagai macam kesenian dan seni budaya lokal sudah siap untuk diberangkatkan mulai kesenian tari selendang Pemalang, duta wisata, batik carnaval Kabupaten Batang, lengger Purbolinggo, drumband AMNI Semarang, dan pelajar serta sejumlah kesenian-kesenian tradisional lainnya.
Seperti yang ditampilkan dari kontingen masing-masing kecamatan untuk dilombakan. Di samping juga  jajanan khas dari masing-aming kemacatan turut ditampilkan untuk diperebutkan kepada para pengunjung.

Bahkan tidak ketinggalan Bupati Pemalang H Junaedi beserta istri Hj Irna Setiawati Junedi dan Wakil Bupati Mukti Agung Wibowo beserta istrinya juga ikut dalam acara menaiki kereta kencana menuju Alun-alun Pemalang.

Termasuk seluruh jajaran Pemkab Pemalang, kepala SKPD dengan mengenakan beskap, dan kebaya serta seluruh kades dan lurah juga mengikuti kegiatan tersebut. Sebagai pimpinan acara karnaval adalah Sekretaris Daerah Pemalang H Budi Raharjo yang menjadi Mangolo Yudho Patih Sampun dengan menaiki kuda.

Sesampainya di alun-alun, Sekda sebagai pimpinan rombongan peserta karnaval melaporkan pelaksanaannya kepada kepala Bakowil III yang hadir mewakili gubernur Jawa Tengah yang berhalangan hadir. Setelah itu bupati dan wakil bupati turun dari kereta naik ke atas panggung kehormatan bersama-sama anggota Forkompinda untuk menyaksikan jalannya acara tersebut.

Berbagai macam sajian seni dan budaya yang ditampilkan dengan hasil kreasi dari masing-masing peserta cukup menarik perhatian pengunjung. Diantaranya tarian Kebo Ijo dari Kecamatan Petarukan, tari dodolan dolanan dari Kecamatan Taman, Sintren dari Kecamatan Pemalang.

Dari Kecamatan Comal dengan Seni Brundung , Seni Calung dari Randudongkal , Seni Jaran Kepang dari Kecamatan Watukumpul, Bang Pucung dari Kecamatan Warungpring, dan banyak lagi kesenian pontensi lokal yang ditampilkan di acara tersebut.

Termasuk para pelajar SMA, SMK dan MA juga ikut serta untuk meriahkan jalannya acara tersebut dengan berbagai hasil kreasinya. Sehingga jalannya acara itu meriah dan semarak. Bahkan acara itu berjalan sangat menarik karena ada rebutan jajanan makanan khas yang disajikan oleh masing–masing kecamatan. Warga dengan antusias dan penuh gembira beramai-ramai berebut jajanan khas tersebut.

Bupati Pemalang H Junaedi mengatakan acara Widuri Karnaval ini merupakan bentuk pelestarian budaya dan untuk membangkitkan semangat  warga masyarakat Kabupaten Pemalang di Hari Jadi ke 438 yang jatuh pada tanggal 24 Januari 2014 nanti.

Acara ini terselenggara untuk memberikan wahana berkreasi warga agar Kabupaten Pemalang semakin mempunyai gregret.

"Yaitu dengan mengangkat potensi dan sumber daya yang ada di Kabupaten Pemalang salaha satunya melalui kegiatan seni dan budaya yang ada,”katanya.

Menurut bupati, kedepan penyelenggaraan kegiatan semacam ini akan terus tingkatkan agar semakin lebih baik lagi. Dijalaskan bupati, kegiatan ini merupakan rangkian hari jadi Kabupaten Pemalang dan sebagai acara puncaknya yaitu kegiatan tanggal 24 Januari 2014 dengan menggelar rapat parimpurna istimewa dengan dengan diawali kirab pataka. Bahkan kegiatan hari jadi ini juga akan dilaksaakan hingga ke tingkat desa.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar