Rabu, 30 April 2014

GELAR ADAT DAN TRADISI DI PADEPOKAN WULAN TUMANGGAL - LERENG GUNUNG SLAMET

Bertempat di Padepokan Wulan Tumanggal Ds. Dukuh Tengah, Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal dilaksanakan Gelar Adat dan Tradisi yang difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tegal. Acara yang berlangsung selama 3 hari (28-30/4) ini, diikuti sebanyak 70 peserta dari wilayah eks Karisidenan Pekalongan meliputi Kab. Batang, Kab. Pekalongan, Kota Pekalongan, Kab. Pemalang, Kab. Tegal, Kota Tegal dan Kab. Brebes.

Acara ini terdiri atas paparan materi dan pagelaran adat diantaranya sebagai berikut.
 
  1. “Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam Pelestarian Adat dan Tradisi, dengan penyaji Drs. Budiyanto, S.H. M. Hum. Mewakilii Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah
  
  2. “Pemanfaan Adat dan Tradisi dalam Gelar Budaya sebagai Upaya Pelestarian Kebudayaan”, dengan penyaji : Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tegal

3. “Adat dan Tradisi dalam Perawatan Benda Pusaka”, dengan  penyaji : Drs. Sunyoto, MM. Tokoh Masyarakat/Pelaku Adat dan Tradisi di Kabupaten Tegal
  
  4.“Adat dan Tradisi Jawa dalam Pertunjukan Kesenian Tradisional”, dengan penyaji : F. Hari Mulyatno S.Kar. M.Hum. dari Institut Seni Indonesia Surakarta
    



  5. “Adat dan Tradisi dalam Ke – Pranatacara – an di Jawa Tengah”, dengan penyaji :  Suyitno Yogo Pamungkas, dari Permadani Provinsi Jawa Tengah
  
  6."Pemanfaatan Peristiwa Adat dan Tradisi di Jawa Tengah untuk Menumbuhkan Kebersamaan dan Sikap Saling Menghargai”, dengan penyaji Theresiana Ani Larasati, S.Psi.M.Psi. Peneliti Balai Pelestarian Nilai Budaya Yogyakarta

  7.“Pemanfaatan Nilai-nilai Adat dan Tradisi dalam Pelaksanaan Pendidikan Budi Pekerti”, dengan penyaji : Drs. Sutopo, M. Pd. , mewakili Kepala Bidang Pendidikan Menengah Umum Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah

Pelaksanaan Gelar Adat dan Tradisi
Siraman dari Kota Tegal, Dodol Dawet dari Kab.Pemalang dan Srakalan dari Kab.Brebes. Sebelum penutupan acara dibacakan saran, masukan, dan hasil tanya jawab antara peserta dengan narasumber, dapat disimpulkan :
  1. Pelaksaaan Gelar Adat dan Tradisi dapat dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten/Kota di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan untuk melakukan penggalian nilai-nilai budaya dan pelestarian Budaya.
  2. Pelaksaaan Gelar Adat dan Tradisi  dapat dimanfaatkan untuk saling tukar informasi berbagai pelaksana adat dan tradisi, terutama penggunaan istilah, kosakata bahasa yang tepat, sehingga penggunaan bahasa yang salah kaprah dapat diminimalkan.
3. Pelaksanaan Gelar Adat dan Tradisi memberi manfaat bagi generasi muda untuk membuka wawasan akan kekayaan budaya yang dimiliki, sebagai modal pembentukan karakter dan jati diri bangsa Indonesia.
4. Gelar Adat dan Tradisi dapat ditindaklanjuti di masing-masing Kabupaten/Kota dan untuk Provinsi perlu melanjutkan kegiatan yang sama di wilayah eks-Karesidenan lain serta melibatkan Generasi Muda sebanyak mungkin.
5. Guna pelestarian adat dan tradisi, Pemerintah diharapkan memfasilitasi di bidang sarana dan prasarana.







































Tidak ada komentar:

Posting Komentar