Sabtu, 21 Februari 2015

RAKOR PENGHAYAT KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA SE JAWA TENGAH TAHUN 2015

Rapat Koordinasi Pembinaan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang bertempat di Hotel Kesambi Semarang. Rakor yang dilaksanakan selama tiga hari ini berlangsung sejak hari jumat sampai dengan hari minggu 22 Februaari 2015. Berikut paparan materi Rakor yang terdiri dari :
1. “Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap Pelayanan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa”, dengan penyaji Drs. Budiyanto, S.H., M.Hum. Kepala Bidang NBSF mewakili Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah.

2. “Kebijakan Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Provinsi Jawa Tengah dalam Menumbuhkan Kebersamaan Organisasi Penghayat”, dengan penyaji Hertoto Basuki Presidium Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI).

3. “Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan bagi Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa”, dengan penyaji Susi Handayani, SH, MM. Kepala Bidang kependudukan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Tengah

4. "Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam Pelayanan Penyediaan Sasana/Sanggar  dan Fasilitas Pemakaman bagi Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa”, dengan penyaji Suprayitno, S.H. Kasi Seni, Budaya dan Agama Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Provinsi Jawa Tengah

5.  "Kebijakan Pemerintah dalam Pengawasan Kepercayaan Masyarakat di Jawa Tengah”, dengan penyaji Dra. Alberte Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah

6. ”Kebijakan Provinsi Jawa Tengah dalam Pelayanan Pendidikan bagi Putra-Putri Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa” dengan penyaji Drs. Arif Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah

7. “Kebijakan Pelayanan Hukum dan HAM bagi Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa”, dengan penyaji Yuri S.H. Kasi HAM Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jawa Tengah

RUMUSAN RAKOR
 
Dengan mendengarkan saran, masukan, dan hasil tanya jawab antara peserta dengan narasumber, maka Rapat Koordinasi ini menghasilkan beberapa rumusan, diantaranya sebagai berikut :
1. Rapat Koordinasi Pembinaan Penghayat dapat dimanfaatkan sebagai sarana meningkatkan komunikasi antara Pengurus Organisasi Penghayat dengan Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota sehingga pelayanan bagi Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dapat ditingkatkan.
2.  Permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan pelayanan bagi Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dapat dikoordinasikan, sehingga ada titik temu dalam menangani permasalahan yang ada.

3.  Perlunya sosialisasi perundang-undangan dan peraturan pemerintah terkait dengan kehidupan penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan melibatkan unsur pemerintah selaku pengampu kebijakan dan penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa selaku pelaku budaya spiritual.

4.  Dialog Pelayanan Pendidikan bagi Putra-Putri Penghayat Kepercayaan yang telah dilaukan Direktorat Pembinaan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dapat ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten/Kota maupun organisasi Penghayat.

5.  Perlunya validitasi data anggota penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Tuhan Yang Maha Esa dengan menyampaikan data terkini dimulai dari organisasi Penghayat yang disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten/kota maupun Pemerintah Provinsi sebagai bahan perumusan kebijakan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar