Minggu, 28 Februari 2016

KEMAH BUDAYA DIUSULKAN MENJADI PROGRAM KEGIATAN TAHUNAN

Kemah Budaya untuk Generasi Muda Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang dulu pernah diadakan oleh Dinbudpar Jateng, diharapkan dijadikan salah satu program kegiatan tahunan. Kemah Budaya terakhir kalinya di adakan pada tahun 2005 di padepokan Wulan Tumanggal. Dalam kegiatan tersebut diikuti seluruh generasi muda Penghayat Kepercayaaan se eks karesidenan Pekalongan dan Banyumas. Diharapkan kemah budaya kedepan bisa diiukuti seluruh generasi muda se provinsi Jawa Tengah.

Kemah Budaya tersebut menjadi salah satu usulan pada Rapat Koordinasi Kepercayaaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang diadakan di Hotel Kesambi Hijau 25-27 Februari 2015. Acara yang difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah ini diikuti perwakilan dari dinas kebudayaan dan organisasi kepercayaaan kabupaten/kota se Jawa Tengah.

Rakor ini dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang NBSF (Nilai Budaya Seni dan Film) Drs. Mulyono, M.Pd. Dalam rakor ini menghadirkan beberapa pembicara, antara lain dari Balai Litbang Agama Semarang, Pangdam IV Diponegoro yang diwakili Kasdam Brigjend. TNI Joni Supriyanto, Kapolda Jateng, Kejati Jateng, Kepala Kesbangpolinmas Jateng, dan Presidium MLKI (Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia) Hertoto Basuki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar