Jumat, 18 Maret 2016

LESTARIKAN BUDAYA SEBELUM ENGKAU TERCABUT DARI AKAR BUDAYA...!!!

Milania, salah satu pelajar SMK asal Kabupaten Karanganyar mencoba memegang boneka dalam tradisi Cowongan  di Kroya, Cilacap. "Pertama kali dipengang biasa saja, tetapi setelah beberapa menit diaangkat dan digoyangkan cowongan tadi terasa lebih berat dan seperti ada kekuatan lain yang membuat cowongan tersebut bergerak dan bergoyang", kata Milania. Disaat dia memegang cowongan, beberapa peserta Jelajah Budaya Jawa Tengah antre satu per satu sambil menari mengelilingi dua peserta yang sedang memegang cowongan sambil diiringi tabuh gamelan khas Cilacap.

Cowongan merupakan upacara tradisi di kabupaten Cilacap yang merupakan salah satu tujuan jelajah budaya jawa tengah periode ke dua pada tahun 2016 ini. Jelajah Budaya kali ini mengambil tujuan 3 Kabupaten yaitu Kebumen, Cilacap dan Banyumas. Di Kebumen para peserta diajak mengunjungi Benteng Van Der Wijck dan Rumah Marta Tilaar yang berada di Gombong. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Kroya Kabupaten Cilacap tepatnya di desa Pekuncen. Setelah itu kunjungan berakhir di Jatiwangi Kabupaten Banyumas dengan nama desanya juga sama dengan yang di Kabupaten Cilacap, yaitu desa Pekuncen tepatnya di dukuh Bonokeling. Disini para peserta disuguhi Gubgrak Lesung dan Begalan yang menjadi upacara adat dan tradisi khas kabupaten Banyumas. 

Diikuti sebanyak 130 pelajar SLTA yang berasal dari 3 eks karesidenan yaitu Surakarta, kedu dan Banyumas, Jelajah Budaya ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. "Tujuan utama dengan diadakan Jelajah Budaya Jawa Tengah ini diharapkan para generasi muda khususnya pelajar di Jawa Tengah ini bisa mengerti dan menghargai keanekaragaman budaya yang ada di luar daerahnya masing-masing", tegas Eny Haryanti, S.Pd, M.Pd. dalam sambutan panitia pada acara pembukaan kegiatan, Selasa (15/3).  Kegiatan ini diadakan selama 3 hari yaitu Selasa s/d Kamis 15-17 Maret 2016.

Jelajah Budaya Jawa Tengah ini dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Nilai Budaya, Seni dan Film Drs. Mulyono, M.Pd. Dalam sambutannya beliau berpesan kepada para peserta sebagai generasi muda penerus bangsa harus mampu melestarikan dan mengembangkan budaya lokal di daerahnya masing-masing sebagai komponen pembentuk jatidiri bangsa ini. "Lestarikan budaya sebelum engkau tercabut dari akar budaya itu sendiri" tambah beliau.











1 komentar:

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda,
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Indonesia yang bisa anda kunjungi di Informasi Seputar Indonesia

    BalasHapus