Minggu, 13 Maret 2016

RELA BERKORBAN, SEMANGAT JIWA NUSANTARA UNTUK SELAMATKAN BANGSA DAN NEGARA

Keputusan sang Proklamator kemerdekaan Repuplik Indenesia, dengan jiwa besarnya menyerahkan tongkat kepemimpinan bangsa ini kepada seseorang yang lebih muda, sehingga bangsa ini terhindar dari perang saudara, menyelamatkan negeri ini dari pertumpahan darah sesama anak bangsa. Semangat rela berkorban untuk kepentingan yang lebih besar yaitu bangsa dan negara yang ditunjukkan Bung Karno saat itu menjadi teladan bagi kita semua dalam rangka mengisi kemerdekaan dan membangun bangsa tercinta Indonesia. Demikian petikan amanat RG. KRA Suryaningrat II, pembina Perguruan Trijaya Padepokan Argasonya Pusat Tegal saat menjadi Inspektur Upacara pada Peringatan Sebelas Maret 2016 di Cemoro Kandang Gunung Lawu, Karanganyar.

Upacara Bendera tersebut mejadi salah satu acara pada Kegiatan Sebelas Maret tahun 2016. Kegiatan yang secara rutin tiap tahun diperingati di Perguruan Trijaya ini, biasa dilaksanakan di Padepokan Wulan Tumanggal Kabupaten Tegal kaki Gunung Slamet. Namun kali ini KISEMAR diadakan di Cemoro Kandang, kaki Gunung Lawu, Karanganyar. Hal ini tidak lepas dari unsur spiritual dalam ajaran di Perguruan Trijaya dimana Gunung Lawu menjadi pusat asal muasal ajaran hidup dan kehidupan spiritual nusantara khususnya masyarakat Jawa-Bali.















3 komentar:

  1. Nuwun sewu ... sampai sekarang masih terjadi pro kontra tentang Surat Perintah Sebelas Maret yang aseli ... mohon arahan, mana yang benar dan aseli yah?

    BalasHapus