Rabu, 09 November 2016

AMANAT KONSTITUSI : MELINDUNGI SEGENAP BANGSA, DENGAN MEMBERIKAN LAYANAN PENDIDIKAN

"Meskipun sekarang telah muncul Peraturan Menteri, tetapi jauh dari itu kerangka berpikir kita bisa lebih mendasar yaitu mengacu pada amanat konsitutusi UUD 1945, yang menjelaskan bahwa negara mempunyai tugas dan kewajiban melindungi segenap tumpah darah Indonesia dan mencerdaskan kehidupan bangsa" jelas Dirjen Kebudyaan Kemendikbud RI, Hilmar Farid, P.hD pada acara Sosialisasi Permendikbud No. 27 Tahun 2016, tentang Layanan Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Pada Satuan Pendidikan di Hotel Horison Semarang, Selasa (8/11).

Pelaksanaan pendidikan untuk warga negara, dia juga meminta untuk tidak membeda-bedakan bentuk layanan baik secara suku, ras bahkan agama yang dianut, termasuk juga kepercayaan dimana punya hak dan perlakuan yang sama dimata hukum dan pemerintahan sebagai warga negara Republik Indonesia.

Namun dengan terbitnya Permendikbud ini diharap bisa lebih menguatkan dalam hal pelayanan dan perlindungan sebagai payung hukum bagi para penganut kepercayaan yang notabene mereka adalah penganut agama lokal nusantara.

Sosialisasi ini diikuti seluruh Kepala Dinas Pendidikan se Jawa Tengah dan beberapa dari provinsi Jawa Barat, DIY dan Jawa Timur. Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari mulai Senin (7/11) sampai dengan Rabu (9/11) ini juga diikuti beberapa Kepala Sekolah yang mempunyai peserta didik penganut kepercayaan, dinas yang membidangi Kebudayaan, dan perwakilan organisasi Kepercayaan yang ada di Provinsi Jawa Tengah.

Acara ini dihadiri juga Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi, Dra. Sri Hartini, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Jateng Drs. Nurhadi Amiyanto, M.Ed, Kabid Nilai Budaya Seni dan Film Dinbudpar Jateng Drs. Mulyono, M.Pd, Kepala BKSP Jateng Ir. Hertoto Basuki, dan Presidium MLKI Suprih Suhartono.






 











Tidak ada komentar:

Posting Komentar