Senin, 17 April 2017

DENGAN RUWAT RIGEN, JAWA TENGAH RAIH JUARA UMUM PAWAI BUDAYA NUSANTARA

Kontingen Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Tengah meraih juara umum pada Pawai Budaya Nusantara yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (16/4). Pawai Budaya Nusantara ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati memperingati HUT ke-42 TMII yang dibuka oleh Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa.

Pawai Budaya Nusantara ini menampilkan keanekaragaman seni budaya dengan mengusung tema upacara adat dan tradisi yang dikemas dalam bentuk pawai dan atraksi budaya, dimana didukung oleh potensi seniman daerah dari seluruh provinsi di Indonesia. Setidaknya ada 20 provinsi yang ikut andil menjadi peserta tahun ini


Ruwat Rigen, saat tampil didepan podium
Sungguh luar biasa, dengan mengusung Ruwat Rigen Negeri Tembakau (rigen : anyaman bambu tempat menjemur tembakau) yang merupakan upacara adat dan tradisi di kabupaten Temanggung ini, Provinsi Jawa Tengah mampu meraih 4 dari 5 kategori penghargaan. Diantaranya yaitu masuk dalam 5 penyaji unggulan, memperoleh piagam penghargaan dan piala tetap dari Dirut TMII. Kemudian sebagai penyaji atraksi terbaik dan penyaji arak-arakan terbaik yang mendapat piagam penghargaan dari Dirut TMII, piala tetap dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan uang pembinaan, masing-masing sebesar Rp. 5 juta.

Dengan hasil tersebut, Jawa Tengah menjadi juara umum pada Pawai Budaya Nusantara Tahun 2017 dengan mendapat piagam penghargaan dan piala tetap dari Dirut TMII, piala bergilir dari Kementerian Parwisata Republik Indonesia dan uang pembinaan sebesar Rp. 10 juta.

Dari kiri : Didik Nuryanto, Eny Haryanti, Endah Palupi Puspitasari dan Sugeng Riyadi
Piagam, piala dan uang pembinaan kategori penyaji arak-arakan terbaik diterima oleh Didik Nuryanto, Kabid kebudayaan, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Temanggung, sedangkan untuk kategori penyaji atraksi terbaik diterima oleh Endah Palupi Puspitasari, pelatih sekaligus pemilik Sanggar Tari Puspita Sakanti di Kabupaten Temanggung. Penyerahan dilakukan oleh Dirut TMII DR. A.J. Bambang Soetanto.

"Saya sempat tidak percaya, bisa mendapat banyak penghargaan, seperti sebuah mimpi", ungkap Endah Palupi Puspitasari. "Sungguh ini merupakan pengalaman yang luar biasa, bahkan tidak pernah bermimpi bahwa kami dari sanggar kecil di desa bisa dipercaya mewakili provinsi Jawa Tengah dikancah nasional", tambahnya.
Penyerahan hadiah juara umum oleh Direktur Budaya TMII, Sulistyo Tirto Kusumo.

Sedangkan piagam, piala dan uang pembinaan sebagai juara umum, diterima oleh Eny Haryanti, Kepala Sub Bagian Pendidikan, Kebudayaan dan Perpustakaan mewakili, Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Tengah, sebagai penanggungjawab kontingen. Penyerahan dilakukan oleh Direktur Budaya TMII, Sulistyo Tirto Kusumo.

Satu kategori penilaian yang tersisa adalah penyaji tata rias dan busana terbaik yang diraih oleh provinsi Riau dengan mendapat piala tetap dari Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.

"Selain nilai garap yang artinya bahwa materi itu baik, ada yang sangat penting yang menjadi unsur pokok penilaian, yaitu kontinuitas paket garapan dari start sampai dengan finish. Penilaian tidak hanya di depan podium saja, tetapi sepanjang jalan yang menjadi rute pawai", jelas tim pengamat. "Ada beberapa kontingen yang hanya berjalan tanpa menampilkan atraksi garapannya, bahkan ada yang tidak sampai finish", tambahnya.



 
 

Kontingan Jawa Tengah saat pawai keliling anjungan TMII
Tim musik pengiring Ruwat Rigen
Suasana penyerahan hadiah di Sanana Langen Budaya TMII







Tidak ada komentar:

Posting Komentar