Senin, 25 September 2017

DOA LINTAS AGAMA UNTUK PETANI INDONESIA

Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2017, Pemprov Jateng melalui Dinas Pertanian dan Biro ISDA (Infrastruktur dan Sumber Daya Alam) Setda Prov Jateng, menggelar acara Doa Lintas Agama dan Pagelaran Wayang Kulit di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Semarang, Sabtu malam (24/9).

Acara yang bertema Nggayuh Kamulyaning Dulur Tani ini dihadiri 6 pemuka agama dan 1 pemuka kepercayaan, antara lain pemuka Kristen Pdt. Ekalasa Purwibawa, pemuka Katolik Romo Patricius Hartono, Pr, pemuka Hindu Drs. Anak Agung Ketut Darmajaya, M.Pd, pemuka Budha Widyanto Candra, pemuka Konghucu JS Siswoyo, pemuka Islam Drs. H. Taslim Syahlan, M.Si, dan pemuka Kepercayaan KRT. Sutrimo Puspoyudo Setyodipuro, S.Pd, MM.

Acara dimulai dengan sambutan Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan oleh Sekda Prov. Jateng Dr. Sri Puryono KS MP. Kemudian dilanjutkan pembacaan doa secara bergantian oleh para pemuka agama tersebut. Rencana semula, pembacaan doa dilakukan oleh 7 pemuka agama dan kepercayaan, tetapi karena alasan tertentu pihak penyelenggara meralat acara dan pembawa acara hanya memanggil 6 pemuka agama saja untuk maju membacakan doa. 

Setelah doa lintas agama selesai, dilanjutkan dengan Fragmen Kartu Tani oleh FK METRA (Forum Komunikasi Media Tradisi) Kabupaten Semarang. Peringatan Hari Tani Nasional 2017 ditutup dengan pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Saguh Hadi Prayitno dan mengambil lakon Dewa Ruci.



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar