Jumat, 16 Februari 2018

KEMERIAHAN IMLEK DI TIONGKOK KECIL, LASEM

Tahun baru Imlek merupakan perayaan tahunan yang sangat penting bagi masyarakat Tionghoa. Di kota Lasem, salah satu kota kecamatan di kabupaten Rembang, perayaan Imlek kali ini tak kalah meriah dibandingkan kota-kota lain.

Kamis malam (15/2), seluruh warga Lasem berduyun-duyun mendatangi sebuah gedung besar di area Klenteng Poo An Bio dengan nama Gedung Balai Kedamaian yang berada di Tiongkok Kecil, sebutan untuk sebuah daerah di desa Karangturi, Kecamatan Lasem, Rembang.

Acara ini dibuka dengan atraksi barongsay, band lokal, tari tradisi dan persembahan kuliner khas masyarakat Tionghoa. Dalam laporannya, ketua panitia Rudy Hartono dari T.I.T.D Tri Murti Lasem menyampaikan bahwa perayaan tahun baru Imlek ini menjadi tradisi masyarakat Tionghoa sejak dulu, dan kali ini kami mengambil tema Semangat Membangun Lasem.

"Dengan perayaan ini semoga selalu tercipta kerukunan hidup yang baik antar suku dan umat beragama, dalam lingkungan yang kondusif didalam negara yang  multikutural ini", jelas Rudy.

Harapan senada juga disampaikan oleh Plt. Gubernur Jawa Tengah, Drs, Heru Sudjamoko, M.Si, yang sambutannya dibacakan oleh Kasubbag Pendidikan, Kebudayaan dan Perpustakaan Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Tengah, Eny Haryanti, S.Pd M.Pd.

Dalam sambutannya, Plt Gubernur Jateng menyampaikan harapan bahwa banyak hal yang bisa dilakukan dinegeri yang Bhinneka Tunggal Ika, salah satunya kuatnya persatuan dan kesatuan dalam pengabdian. pembaruan, toleransi yang saling menghargai, dan kemudian bergotong royong dalam kebaikan dinegeri yang plural ini.

Lasem adalah kota kecil yang toleran, untuk itu kuatkan  terus semangat kegotongroyongan, seraya berusaha memberikan yang terbaik untuk negeri ini secara nyata, supaya kelak cucu kita bisa mengerti dan menghargai jerih payah dalam menegakkan Indonesia yang diibaratkan sebuah bunga setaman dalam jambangan, beraneka warna namun saling melengkapi.

Sebagai upaya merealisasikan tema kegiatan tersebut, maka perkuat karya nyata mewujudkan wilayah ini sebagai Kota Pusaka Dunia sebagaimana cita-cita masyarakat Lasem beberapa tahun lalu.

Ciri khas Lasem sebagai penghasil Terasi, Kawis, Lontong Tuyuhan hendaknya bisa dioptimalkan dan dikemas sedemikan rupa serta beberapa daerah di Lasem yang terkenal dengan sebutan Tiongkok Kecil juga bisa dikemas sebagai Desa Wisata.

Hadir juga dalam perayaan Imlek ini Bupati H. Abdul Hafidz, S.Pd, Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto, SE dan seluruh jajaran Fokopimda Rembang, serta Drs. H. Imam Suroso, SH. MM, anggota DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan yang biasa dipanggil dengan Mbah Roso .

Tampak pula Cagub Jateng H. Ganjar Pranowo, SH. MIP hadir secara khusus. Ini adalah kehadirannya yang ke 3, sebelumnya 2 kali berturut-turut dihadirinya saat masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar