Minggu, 29 April 2018

Warna baru Karnaval Paskah Kota Semarang

Karnaval Paskah kembali di gelar. Ribuan warga kota semarang turut menyemarakkan
Karnaval Paskah tahun ini, sebelum pelepasan masyarakat antusias melihat visualisasi
penyaliban Yesus di kawasan kota lama, Jumat siang (27/4).

Peserta diberangkatkan dengan ditandai pelepasan bendera oleh Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setiabudi, Ketua Komisi Hubungan Antar Umat Beragama Keuskupan Agung Semarang Romo Aloysius Budi Purnomo, Pendeta Natanael Setiabudi, dan Romo Eduard Didik.

Ada warna baru pada acara yang diadakan oleh Pemerintah Kota Semarang yang bertema
“Dengan Kebangkitan-Nya, Kita Srawung Dalam Keberagaman”  ini, pasalnya peringatan
paskah kali ini turut melibatkan komunitas lintas agama yang tergabung dalam Persaudaraan
Lintas Agama (PELITA) Semarang.

Adapun komunitas keagamaan yang turut meramaikan acara ini adalah GMKI, HMJ Studi Agama-Agama UIN Walisongo, PMII Semarang, JAGI, KPMKB, Persatuan Warga Sapta Dharma, STT Abdiel, dan Forum Perantara.

Selama Karnaval berlangsung, barisan Lintas Agama serentak menyanyikan lagu-lagu nasional dan daerah. Iringan saxophone oleh Romo Aloysius Budi Purnomo menambah semangat peserta Lintas Agama ini, mulai dari lagu Indonesia Pusaka, Ibu Kita Kartini, hingga lagu Yaa Lal Wathan menambah semangat nasionalisme dan persatuan.

Menurut Hendi (Walikota Semarang), karnaval ini sebagai bukti bahwa Kota Semaran tidak hanya mengakui keragaman, namun juga merayakan keberagaman itu sendiri. Karnaval ini bukan milik warga Semarang yang beragama Kristen dan Katolik saja. Tuturnya dalam penyambutan peserta di Balaikota Semarang.


Oleh : Rizky Amboen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar