Sabtu, 23 November 2019

Pertama kalinya, Pemprov Jateng Gelar Tradisi Ritual Penghayat

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Provinsi Jawa Tengah, Jumeri, S.TP, M.Si (beskap hitam),
saat mengunjungi stand pameran Perguruan Trijaya
Untuk pertama kalinya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menyelenggarakan event besar yang bertajuk "Gelar Tradisi Ritual" Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Tahun 2019.

Kegiatan yang melibatkan beberapa organisasi Penghayat Kepercayaan ini digelar selama 5 hari, yang dibuka pada Senin malam (18/11) sampai dengan Jumat siang (22/11) di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang.

Kegiatan yang sarat dengan tradisi budaya spiritual ini, meliputi Gelar Tradisi Ritual, Pameran, dan Seminar Penghayat Kepercayaan.

Organisasi Penghayat Kepercayaan yang terlibat dalam kegiatan tahun ini meliputi Cahya Buwana, Sedulur Sikep, AK Perjalanan, Sapta Darma (Persada), Kapribaden, Tunggul Sabdo Jati, MLKI, Perguruan Trijaya, Puanhayati, Ngudi Utomo dan Kejawen Maneges.

Kegiatan ini juga diisi dengan penampilan karya seni oleh beberapa Sekolah di Kota Semarang, dan pagelaran Wayang Kulit. Di hari terkahir Jumat (22/11) sebelum penutupan digelar Seminar Penghayat yang menghadirkan Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Dra. Christriyati Ariani, M.Hum.

Sebuah ritus dalam bentuk gerak tari dari Perguruan Trijaya, yaitu Tari Kalang, membuka acara ini dengan spektakuler.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar