Minggu, 26 Juli 2020

Luar biasa, saat para Tokoh Agama dan Kepercayaan beri semangat untuk pasien Covid19

Rabu lalu (22/7), Beberapa tokoh lintas agama dan kepercayaan melakukan aksi yang luar biasa ditengah pandemi Covid19 seperti ini. Mereka secara bersama saling bergantian menghibur dan memberi semangat para pasien Covid19 yang menjalani karantina di Rumdin Walikota Semarang, Jl. Abdul Rahman Saleh, Kalipancur, Ngaliyan, Kota Semarang.

Para tokoh tersebut antaralain Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Provinsi Jawa Tengah, KH. Taslim Syahlan, Romo Aloys Budi Purnomo Pr selaku Pastor Kepala Campus Ministry Unika Soegijapranata, Maulana Saefullah A Faruq selaku Mubaligh Jemaat Ahmadiyah Indonesia Cabang Semarang, Samanera Wahyudi dari Vihara Buddhadipa, Bambang Permadi dari Penghayat Kepercayaan Perguruan Trijaya, Roy A Jamil, selaku Ketua Pemuda Ahmadiyah Semarang dan Koordinator Persaudaraan Lintas Agama (Pelita) Semarang, Setyawan Budy.

Didepan halaman Rumah Dinas Walikota, para pasien dikumpulkan oleh para relawan yang beberapa bulan terakhir ini mengabdikan diri untuk membantu tenaga medis dalam merawat pasien covid19 setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Secara bergantian, acara yang dimulai rabu malam pukul 19.30 ini berlangsung dengan suasana yang meriah. Ada tausiah yang dibawakan Mubaligh Saefullah. Dilanjutkan siraman rohani dan bernyanyi oleh Romo Budi, lalu tausiah diselingi canda gurau penuh semangat oleh KH. Taslim Syahlan.

Solawatan pun memecah sunyi malam saat didendangkan bersama oleh Ketua FKUB Jawa Tengah tersebut. Tak lupa syair Tombo Ati menjadi kolaborasi apik dengan iringan khas saxophone Romo Budi dan didendangkan Setyawan Budy.

Samanera Wahyudi mengisi dengan kekidungan macapat dan diselingi banyolan lucu khas beliau. Dan sebagai penutup, Bambang Permadi atau yang biasa dipanggil dengan Boim Nusantara ini mengajak para pasien untuk olah pernafasan, sebagai bentuk penyembuhan diri sendiri melalui penyerapan energi dari alam semesta.

"Ini adalah konsep menarik dan sangat luar biasa, saat tokoh agama sangat dinantikan para pasien, dan beliau-baliau berkenan hadir untuk memberi semangat" jelas Setyawan Budy yang bertugas mengkoordinir para tokoh lintas agama dan kepercayaan tersebut.

"Ini pertama kalinya tokoh-tokoh lintas agama dan kepercayaan menyambangi pasien Covid-19 yang sedang menjalani masa karantina untuk memberikan motivasi kepada mereka agar tetap optimis dan bergembira", lanjut Wawan, panggilan koordinator Pelita tersebut. (BP).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar